DPRD Pekanbaru Desak Pengaktifan Pasar Induk untuk Redam Lonjakan Harga Sembako

Selasa, 02 September 2025 | 14:51:28 WIB
Riski Bagus Oka

GILANGNEWS.COM – Kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional Pekanbaru dinilai sudah menjadi "tradisi" tahunan, terutama menjelang hari besar atau akibat faktor cuaca yang menyebabkan gagal panen.

Menanggapi kondisi ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera hadir dan mencari solusi agar kenaikan harga bisa diredam dan tidak memberatkan masyarakat.

"Kenaikan harga sembako saat ini sebenarnya sudah menjadi kebiasaan yang tidak bagus, makanya harus segera dicarikan solusi oleh pemerintah bagaimana kebutuhan masyarakat tidak terus-terus bergejolak," ujar Oka, Selasa (2/9/2025).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Selain meminta solusi jangka pendek, politisi Partai Gerindra ini juga menyarankan agar keberadaan pasar induk di Jalan Soekarno Hatta segera diaktifkan. "Saran kami pasar induk menjadi salah satu solusi supaya ketersediaan dan harga sembako lebih terjamin," tambahnya.

    Menurut Oka, pengaktifan pasar induk juga merupakan langkah antisipasi terhadap tingginya permintaan masyarakat dan potensi defisit bahan baku, terutama dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan.

    "Sebagai antisipasi ketika dapur makan bergizi gratis sudah sesuai dengan hitungan pemerintah akan terjadi defisit bahan baku, karena akan banyak sekali bahan pokok yang disalurkan ke dapur-dapur MBG. Jadi mulai dari sekarang dinas ketahanan pangan dan dinas terkait sudah mengantisipasi hal ini," pungkas Oka.

    Terkini