GILANGNEWS.COM – Aksi unjuk rasa ratusan warga dan mahasiswa Pelalawan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) di depan gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (8/9/2025), membawa berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima (PKL).
Sejumlah pedagang kopi keliling tampak membuka lapak di sekitar massa aksi. Pedagang bakso, sate, hingga makanan ringan juga memanfaatkan keramaian tersebut untuk meraup keuntungan. Kehadiran para PKL ini menjadi pemandangan khas di tengah riuhnya orasi penolakan relokasi warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Sementara itu, massa aksi masih menunggu hasil audiensi perwakilan mereka bersama DPRD Riau. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga didampingi langsung oleh Bupati Pelalawan, Zukri, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang menolak relokasi.