GILANGNEWS.COM - Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Riau (Unri), Ego Prayogo menyayangkan sikap diam pemerintah Riau terkait penangkapan mahasiswa asal Riau Khariq Anhar, di Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Agustus 2025 lalu.
Ia menilai kasus ini bukan sekedar persoalan individu, tetapi menyangkut marwah Riau di tingkat nasional.
Menurutnya, sepanjang bulan Agustus yang seharusnya menjadi momentum kemerdekaan justru dipenuhi berbagai kegaduhan politik, mulai dari kebijakan kepala daerah yang dianggap sewenang-wenang, DPR yang menuai sorotan publik, hingga kebijakan di Riau yang memicu demonstrasi besar-besaran di Kantor Gubernur.