DPRD Pekanbaru Puji Perbaikan Jalan, Ingatkan PDAM Jangan Bongkar Aspal Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 19:21:11 WIB
Hamdani

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mencatat capaian signifikan dalam program peningkatan infrastruktur jalan. Hingga saat ini, total panjang jalan yang telah dilakukan pengaspalan mencapai 38 kilometer.

Menanggapi itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Hamdani mengapresiasi kinerja Pemko Pekanbaru tersebut. Ia menilai kinerja Pemko dalam memperbaiki kondisi jalan sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, meskipun belum sepenuhnya menyeluruh.

“Pertama tentu kita apresiasi kinerja Pemko. Ini sudah luar biasa untuk memperbaiki jalan-jalan yang ada. Walaupun mungkin belum 100 persen, tapi dampaknya sudah sangat terasa di tengah masyarakat,” ujar Hamdani, Kamis (1/1/2026).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • Namun demikian, ia juga mengingatkan agar setelah dilakukan perbaikan, tidak lagi terjadi pembongkaran jalan oleh pihak lain, khususnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ia mencontohkan kasus pembongkaran jalan yang sempat terjadi di Jalan Ahmad Yani beberapa waktu lalu, tak lama setelah dilakukan pengaspalan.

    Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya dapat dihindari jika terdapat koordinasi yang baik antara PDAM dan Pemerintah Kota Pekanbaru, terutama sebelum pekerjaan overlay atau pengaspalan jalan dilakukan.

    “Harusnya ada koordinasi antara PDAM dengan pemerintah kota. Kalau memang ada perbaikan jaringan air atau saluran di bawah jalan, sebaiknya itu dikerjakan sebelum jalan di overlay. Jangan sampai kerja dua kali,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, tanpa koordinasi yang matang, pekerjaan perbaikan justru menjadi tidak efektif dan menimbulkan kerugian, baik dari sisi anggaran maupun kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jalan.

    “Coba kalau PDAM mengkoordinasikan lebih awal, jalur mana saja yang akan diperbaiki oleh Pemko. Dengan begitu, PDAM juga tidak perlu kerja dua kali, dan masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

    Ia berharap kedepannya seluruh stakeholder, termasuk PDAM, benar-benar memperkuat koordinasi dengan Pemko Pekanbaru sebelum melakukan pembongkaran jalan.

    Dikatakannya, setiap pekerjaan memang penting, namun harus direncanakan dengan matang agar tidak merusak hasil pembangunan yang sudah ada.

    Politisi PKS ini juga mendorong Pemko Pekanbaru untuk bersikap lebih tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan pembongkaran jalan tanpa koordinasi yang jelas.

    “Untuk memaksimalkan hasil pembangunan, stakeholder tidak bisa sembarangan melakukan pembongkaran. Harus ada koordinasi, dan kalau perlu Pemko memberikan teguran atau sanksi kepada PDAM atau pihak terkait lainnya,” pungkasnya.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB