620 Warga Palestina Ditangkap Sejak Klaim AS soal Yerusalem.

Sabtu, 30 Desember 2017 | 10:46:52 WIB
Tentara Israel Bentrok dengan Wanita Palestina

GILANGNEWS.COM - Tentara Israel telah menahan 620 orang Palestina di wilayah-wilayah pendudukan sejak pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017 lalu.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Palestinian Prisoners' Club (PPC) seperti diberitakan Middle East Monitor, penangkapan ini termasuk di antaranya tahanan 170 anak-anak, 12 perempuan dan tiga orang yang masih mengalami luka-luka.

Kebanyakan warga Palestina ditangkap saat mereka melakukan protes atas keputusan Donald Trump. Namun sebagian besar lainnya ditahan saat penggerebekan malam hari di rumah mereka yang diserbu menyebabkan kerusakan properti.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Demonstrasi berhari-hari telah dilakukan di wilayah-wilayah pendudukan sejak Trump mengumumkan keputusan pemerintahnya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Langkah tersebut menuai kecaman internasional. Bahkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa memilih untuk mengutuk pengakuan tersebut.

    Tak hanya di Palestina dan Jalur Gaza, demonstrasi juga terjadi di berbagai negara khususnya di kantor-kantor perwakilan AS di negara yang mayoritas berpenduduk muslim.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB