GILANGNEWS.COM - Acapkalinya razia narkoba yang digelar pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Riau dijadikan "kambing hitam" penyebab turunnya pendapatan atau omzet sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru.
Seperti curhat (curahan hati) Beni Lubis, pengusaha MP Club dan SP Club dalam pertemuan sekaligus silaturahmi antara pelaku bisnis hiburan dengan unsur Forkopimda Riau di salah satu hotel berbintang Pekanbaru, kemarin malam (29/12/17).
"Sejak beberapa tahun belakangan penghasilan kami berkurang 5 sampai 40 persen. Bahkan salah satu counter kami tutup,'' kata Beni mengeluhkan dampak razia narkoba yang dilakukan pihak BNNP Riau di tempat hiburan karaoke, pub dan diskotik yang dia kelola.