GILANGNEWS.COM - Presiden Mahmoud Abbas menegaskan bahwa kota Yerusalem, yang selama ini diperebutkan Palestina dengan Israel, bukan barang jualan.
Abbas menekankan bahwa kota suci bagi umat Muslim, Kristiani, dan Yahudi itu tidak sebanding dengan nilai bantuan yang selama ini diberikan Amerika Serikat kepada Palestina.
"Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina dan kota itu tidak diperjual-belikan dengan emas atau miliaran dolar," ucap Abbas melalui juru bicaranya, Nabil Abu Rudeina kepada AFP, Rabu (3/1).