GILANGNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menampik rencana relokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Israel ke Yerusalem akan memakan waktu satu tahun. Hal itu diungkapkan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan berharap langkah kontroversial itu akan teralisasi tahun ini.
"Akhir tahun ini? Kita bicara beberapa skenario berbeda--maksud saya jelas hal itu hanya untuk sementara. Kami tidak memperkirakan hal itu bisa terjadi. Tidak," kata Trump dalam wawancara khusus dengan Reuters, Kamis (18/1).
Memutar kebijakan AS yang sudah berlangsung selama beberapa dekade, pada awal Desember lalu Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memulai langkah memindahkan kedubes dari Tel Aviv.