GILANGNEWS.COM - Anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pemerintah diperkirakan meningkat sekitar Rp30 triliun pada tahun ini lantaran terdampak tren kenaikan harga minyak mentah dunia.
Ekonom Senior Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra menyatakan prediksi tersebut dan menilai hal itu membuat pemerintah harus kembali melihat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.
"Kami memprediksi beban subsidi akan meningkat sejumlah Rp30 triliun dengan asumsi bahwa harga minyak bertahan pada tingkat atas seperti ini dan biaya subsidi sepenuhnya diserap oleh anggaran," ujar Aldian, Senin (22/1).