GILANGNEWS.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menantang Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk berdebat soal demokrasi dan Pancasila. Hal ini merupakan respons terhadap pernyataan PA 212 yang menyebut PDIP sebagai biang kerok permasalahan bangsa Indonesia.
Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menyebut partainya memiliki kinerja, demokrasi di internal, dan kualitas sumber daya manusia yang baik. Menurutnya, PDIP juga menjadi unggulan karena memiliki elektabilitas paling tinggi.
"Jadi paling pas untuk diajak debat, dialog, diskusi dengan Alumni 212 supaya bisa jadi warga negara yang masuk kategori pemilih cerdas," ujar Eva saat dikonfirmasi melalui via pesan singkat, Sabtu (27/1/2018).