GILANGNEWS.COM - Panglima TNI Marsekal Hadi Purnomo mengatakan kejadian luar biasa (KLB) campak di wilayah Asmat, Papua, telah selesai setelah 271 hari, dan selanjutnya TNI akan melakukan pemantauan terhadap 224 kampung di Kabupaten itu.
"Operasi pemantauan kita lanjutkan. Kita tidak boleh mengobati lalu pulang. Tidak!" kata Hadi Purnomo setelah menemui beberapa korban gizi buruk di RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (01/02/2018) pagi.
Menurut Panglima, KLB campak yang menyerang sekitar 600 anak di wilayah Asmat telah berhasil diobati, seperti dilaporkan wartawan dari kota Agats.