Polisi Olah TKP Jatuhnya "Crane" DDT di Matraman

Senin, 05 Februari 2018 | 11:49:24 WIB
Olah TKP jatuhnya crane DDT di Matraman, Jakarta Timur, mulai dilakukan, Senin (5/2/2018)

GILANGNEWS.COM - Polres Jakarta Timur bersama tim Puslabfor Mabes Polri, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya crane proyek double double track (DDT) jalur kereta api di Matraman, Jakarta Timur, Senin (5/1/2018).

"Hari ini kami gelar olah TKP bersama KNKT, Puslabfor, dan Polres Jakarta Timur," ucap Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung, di Matraman, Jakarta Timur.

Sapta menjelaskan fokus utama kegiatan ini untuk mencari penyebab jatuhnya crane. Apakah ada faktor kelalaian dari pekerja atau pimpinan proyek.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Saat ini, penyebab kecelakaan kerja diduga karena kelalaian.

    "Itu dugaan sementara dan kami olah TKP saat ini untuk melengkapi yang kemarin. Nanti disimpulkan setelah selesai ini (olah TKP)," ujar Sapta.

    Empat orang petugas tewas karena jatuhnya crane DDT jalur kereta api di Matraman pada Minggu (4/2/2018) pagi. Keempat korban tersebut adalah Jaenudin (44) tahun warga Jawa Barat, Joni Fitrianto (19) Jawa Tengah, Jana Sutisna (44) Jawa Barat, dan Dami Prasetyo (25) warga Purworejo, Jawa Tengah.

    Terkini