GILANGNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menerima nama-nama dari Polri dan Kejaksaan Agung yang didaftarkan untuk jadi Deputi Penindakan. Posisi ini lowong setelah ditinggalkan Heru Winarko yang ditunjuk menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Polri mendaftarkan tiga nama. Sementara Kejagung mendaftarkan tujuh nama.
KPK bukan dalam kapasitas mengumumkan nama-nama yang masuk ini. Namun jika Polri atau Kejagung mengumumkan nama-nama tersebut, Febri mempersilakan.