Tommy Soeharto: Anak Sekolah Tak Perlu Seragam dan Buku Lagi

Sabtu, 10 Maret 2018 | 18:05:34 WIB
Ilustrasi

GILANGNEWS.COM - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto punya konsep pendidikan ideal yang cocok diterapkan untuk anak-anak Indonesia saat ini.

Putra Presiden ke-2 Soeharto itu menawarkan sistem pendidikan online dan menggunakan kartu pintar untuk membiayai bimbingan belajar yang relatif mahal. Konsep tersebut, kata Tommy harus segera ditawarkan oleh kader Partai Berkarya kepada konstituen di seluruh Indonesia.

Tommy mengatakan partainya akan memperkenalkan belajar tanpa harus ke sekolah, yaitu melalui internet.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • "Kami akan memperkenalkan belajar tanpa harus ke sekolah, kita pakai online, dengan online itu pendidikan kita bisa lebih murah dan efektif," kata Tommy saat membuka Rapimnas Partai Berkarya di Solo, Sabtu (10/3).

    Dia mengatakan para pelajar bisa belajar langsung dengan orang tua. Sementara sistem ujiannya kata Tommy bisa ditempatkan di satu tempat buat anak-anak sekolah online tersebut.

    Tommy juga menekankan sekolah online bisa menghemat dana pendidikan yang jumlahnya mencapai triliunan itu.

    "Dengan begitu, mereka tidak perlu buku lagi, tidak perlu seragam lagi, akhirnya bisa menghemat cost (biaya) yang besar," katanya.

    "Kalau kita dipercaya negara ini tentu penghematan yang besar yang sekarang ratusan triliun dipakai untuk pendidikan bisa dialihkan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan," katanya.

    Terkini