Polisi Tes Kejiwaan Penusuk Ustaz di Depok

Ahad, 11 Maret 2018 | 17:47:38 WIB
Polisi mengirim SM, perempuan yang diduga gila dan menyerang Ustaz Abdul Rohman di Masjid Darul Muttaqin ke rumah sakit untuk dites kejiwaannya.

GILANGNEWS.COM - Polisi membawa SM, perempuan yang diduga menusuk Ustaz Abdul Rahman di Masjid Darul Muttaqin, Sawangan, Depok, ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. SM akan diperiksa kondisi kejiwaanya karena perilakunya yang aneh dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami mengirim pelaku ke RS Polri untuk dilakukan observasi tentang kejiwaan," kata Kapolres Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto, Minggu (11/3) di Polsek Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Didik mengatakan dari keterangan warga komplek Bukit Sawangan Indah, sebelum menganiaya Ustaz Abdul Rohman saat salat subuh, SM diketahui kerap berkelakuan aneh.

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Pekan lalu misalnya saat Abdul Rohman dipukul secara tiba-tiba usai salat asar oleh SM tanpa alasan jelas. SM juga kerap marah-marah pada warga.

    "Suka meludahi orang juga. Ustaz juga pernah diludahi," kata Didik.

    Sebagai tokoh agama, Abdul Rohman pernah menasihati SM yang juga warga komplek perumahan tersebut. Namun nasihat tersebut tidak diindahkan.

    Belakangan SM malah menyerang menggunakan pisau saat Abdul Rohman mengimami salat subuh berjamaah di Masjid Darul Muttaqin.

    Saat kejadian, SM adalah salah satu makmum salat berjamaah. Didik mengatakan, SM memang kerap salat berjamaah di masjid tersebut.

    SM langsung diamankan warga dan menyerahkannya ke petugas Polsek Sawangan. Sementara Abdul Rohman dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan langsung diperbolehkan pulang.

    Polisi saat ini menyelidiki kejadian ini meski ada dugaan SM mengalami gangguan jiwa. Olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan alat bukti dilakukan.

    Terkini