GILANGNEWS.COM - Polisi memastikan penyerangan Gereja Katolik Santo Zakaria di Dusun 3, Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan bukan bermotif keagamaan.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan kasus penyerangan gereja tersebut dilatarbelakangi persoalan konflik saat pemilihan kepala desa.
"Waktu pemilihan, jemaah dari gereja tersebut memilih kepala desa yang sekarang (terpilih) sehingga pihak lawan ada rasa tidak senang," kata Setyo saat ditemui di Mabes Polri, Jumat (16/3).