GILANGNEWS.COM - Harga minyak merangkak naik mengawali pekan ini, yang didorong oleh penurunan aktivitas pengeboran Amerika Serikat serta ekspektasi bahwa AS akan memberlakukan sanksi kembali terhadap Iran.
Harga West Texas Intermediates (WTI) CLc1 berada di posisi US$65,21 per barel pukul 01.22 waktu GMT atau naik 0,4 persen dari posisi sebelumnya. Sementara itu, harga Brent berjangka LCOc1 berada di posisi US$69,71 per barel atau naik 0,55 persen dari sebelumnya.
Dikutip dari Reuters, Senin (2/4), perusahaan jasa migas Baker Hughes mengungkapkan tujuh aktivitas pengeboran dipangkas pada pekan kemarin, sehingga membuat jumlah pengeboran menjadi 797 sumur. Ini merupakan penurunan aktivitas untuk pertama kali dalam tiga pekan terakhir.