Beda-beda Keterangan Elite Gerindra soal Deklarasi Prabowo Capres

Sabtu, 07 April 2018 | 11:06:40 WIB
Prabowo Subianto .

GILANGNEWS.COM - Deklarasi pencapresan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto hingga detik ini masih menjadi teka-teki. Bahkan, Elite Gerindra memberi keterangan berbeda-beda soal kepastian waktu deklarasi Prabowo capres.

Waktu deklarasi pencapresan Prabowo yang disampaikan beberapa elite Gerindra terus mundur seiring waktu. Pertama, Prabowo disebut akan dideklarasikan sebagai penantang Joko Widodo di Pilpres 2019 saat Rakornas Gerindra 5 April 2018. Hingga hari ini, Sabtu (7/4/2018), Prabowo masih belum menyandang predikat capres yang diusung Gerindra.

"Semua advokat pendukung Pak Prabowo menyatakan pencalonan beliau jadi capres. Kemudian tanggal 5 April ada Rakornas Gerindra, waktunya dari info itu, pas Rakornas Gerindra itu (deklarasi)," kata Ketua DPP Gerindra Habiburokhman, Minggu (25/3/2018).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Pernyataan Habiburokhman beda dengan yang diucapkan elite Gerindra lainnya. Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut deklarasi Prabowo capres digelar 11 April 2018.

    "Iya, rencananya begitu (tanggal 11 April deklarasi capres Prabowo)," kata Dasco.

    Soal 11 April 2018, elite Gerindra lainnya menyatakan bahwa tanggal itu bukanlah deklarasi pencapresan Prabowo Subianto. "11 April itu adalah kami (Ketua DPD se-Indonesia) yang mendesak, bukan dalam rangka mendeklarasikan Prabowo jadi presiden," ujar Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa, Jumat (6/4).

    Sebenarnya, orang terdekat Prabowo, yaitu adiknya, Hashim Djojohadikusumo pernah mengisyaratkan Prabowo bisa saja tidak maju di Pilpres 2019. Soal waktu deklarasi Prabowo capres, Hashim tidak menyebutkannya. Menurut dia, Prabowo menginginkan Gerindra sukses dulu di 17 provinsi yang menggelar Pilgub 2018.

    "Itu bisa juga menunggu hasil pilkada. Kalau menang 17 provinsi, wah langsung deklarasi kan," sebut Hashim.

    Terbaru, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno menyebut deklarasi Prabowo capres tak akan digelar dalam waktu dekat. Acara pengukuhan predikat capres 2019 untuk Prabowo disebut Sandi akan dilangsungkan Agustus 2018.

    "Pak Prabowo selalu sampaikan, yang penting itu bukan Gerindra atau Pak Prabowo tapi masyarakat itu betul-betul bisa mengkanalisasi aspirasi mereka dan ini nanti Insya Allah akan terus kita tampung, kita kelola dan pada saatnya nanti bulan Agustus, Gerindra bersama mitra koalisi akan mendeklarasikan Pak Prabowo," ucap Sandi hari ini.

    Bagaimana dengan sikap Prabowo sendiri soal deklarasi pencapresan dirinya? Bagi Prabowo, deklarasi capres bukan hal yang mendesak. Prabowo masih ragu soal kepastian tiket pilpres untuknya.

    "Deklarasi itu kan kalau ada tiket, kan kalau ada tiket dan juga belum tentu situasi kan berkembang ya, kita berpikir positif, sabar-sabar lah, kita cari yang terbaik," kata Prabowo di sela Rakernas Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/4).

    Jadi kapan deklarasi, Pak Prabowo?

    Terkini