Israel Larang Masjid di Hebron Kumandangkan Azan

Senin, 09 April 2018 | 11:51:20 WIB
Tentara Israel Bentrok dengan Wanita Palestina.

GILANGNEWS.COM - Otoritas berwenang Israel pekan ini melarang kumandang azan di Masjid Ibrahimi yang berada di kota Hebron, Tepi Barat. Hal ini pertama kali diungkapkan oleh Menteri Urusan Keagamaan Palestina, Yousef Adais.

Dalam pernyataannya sebagaimana dikutip Middle East Monitor, Ahad (8/4/2018), Adais menggambarkan hal itu sebagai sebuah langkah yang berbahaya dan pelanggaran terhadap kebebasan beribadah.

"Pelanggaran berkelanjutan yang dilakukan Israel terhadap masjid, dengan jelas menunjukkan bahwa otoritas pendudukan, bersama dengan para pemukim Yahudi, mencoba untuk melakukan kontrol penuh atas situs suci Muslim di daerah itu," kata Adais.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Pada tahun 1994, Baruch Goldstein, seorang pemukim Yahudi Israel-Amerika, menembak mati 29 orang Muslim Palestina ketika mereka sedang berdoa di dalam masjid tersebut, sebelum akhirnya pelaku bunuh diri.

    Sejak itu, masjid yang diyakini telah dibangun di makam Nabi Ibrahim itu, telah dibagi menjadi dua bagian yaitu 45 persen bagian Muslim dan 55 persen menjadi bagian Yahudi.

    Masjid Ibrahimi terletak di distrik Kota Tua Hebron, di mana sekitar 400 pemukim Yahudi sekarang tinggal di bawah perlindungan sekitar 1.500 tentara Israel.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB