Serangan ke Suriah 'Sempurna', Trump: Mission Accomplished!

Sabtu, 14 April 2018 | 20:41:05 WIB
Donald Trump.

GILANGNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan pujian untuk serangan udara yang menargetkan fasilitas senjata kimia Suriah. Trump menilai serangan udara dilancarkan dengan sempurna.

"Sebuah serangan yang dilakukan secara sempurna semalam. Terima kasih kepada Prancis dan Inggris atas kebijaksanaan mereka dan kekuatan militer mereka yang baik," ucap Trump dalam kicauan Twitter terbarunya, seperti dilansir AFP, Sabtu (14/4/2018).

"Hasilnya tidak bisa lebih baik lagi. Mission Accomplished!" imbuh Trump.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Dalam kicauan selanjutnya, Trump memuji militer AS. "Begitu bangga pada militer kita yang hebat yang akan segera, setelah anggaran miliar dolar diloloskan, menjadi yang terbaik yang pernah dimiliki negara kita. Tidak akan ada yang lain, atau siapapun, yang bisa menandingi!" sebutnya.

    Serangan udara AS, Inggris dan Prancis pada Sabtu (14/4) dini hari, menargetkan sejumlah fasilitas senjata kimia milik Suriah. Serangan itu bertujuan menghukum rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad yang diyakini mendalangi serangan kimia di Douma, pekan lalu, yang menewaskan puluhan warga sipil. Rezim Assad telah membantah tudingan itu.

    Militer AS disebut mengerahkan kapal perang dan pesawat pengebom yang meluncurkan sejumlah rudal, termasuk Tomahawk, dalam serangan udara itu. Sedangkan Inggris mengerahkan empat jet tempur Tornado yang menembakkan sejumlah rudal Storm Shadow ke target-target di Suriah. Militer Prancis mengerahkan kapal perang jenis frigate dan jet tempur Rafale yang menembakkan rudal jelajah ke target, tanpa memasuki wilayah Suriah.

    Dalam pernyataan terpisah, otoritas Suriah mengakui serangan rudal itu mengenai sebuah depot militer di Homs dan pusat penelitian di Damaskus. Namun Suriah, bersama sekutunya, Rusia, juga menyebut sekitar 71 rudal dari 110 rudal yang ditembakkan AS dan sekutunya, berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Suriah. Disebutkan juga bahwa tiga warga sipil di Homs terluka akibat serpihan rudal yang ditembak jatuh itu.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB