Hasil olah TKP kecelakaan antara model dan ojek online keluar pekan depan

Sabtu, 14 April 2018 | 20:45:12 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan antara sebuah mobil yang dikendarai model Tiara Ayu Fauziah dengan ojek online di simpang Harmoni, Jakarta Pusat. Polisi melakukan olah TKP dengan alat scanner 3D.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budianto mengatakan hasil scanner 3D berbentuk animasi video. Alat ini menganalisis sekitar lima sampai tujuh hari ke depan baru terlihat hasilnya.

"Alat ini bisa mengcapture mendokumentasikan TKP. Kemudian nanti ini akan diolah di software. Nanti bisa dalam bentuk animasi atau video yang menggambarkan rekonstruksi kejadian sebelum, sesaat dan sesudahnya dan mungkin hasilnya bisa sampai 5-7 hari," kata Budi kepada wartawan di lokasi, Sabtu (14/4).

  • Baca Juga Terungkap! Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Diduga 2 Orang Naik Motor
  • Baca Juga Angkat Bicara! Kapolda Riau Sebut Pengamanan terhadap Masyarakat Selalu Berjalan
  • Baca Juga Breaking News! Bom Makassar, Walikota Ungkap Tak Ada Korban di Dalam Gereja Katedral
  • Baca Juga Sadis! Bom Bunuh Diri Terjadi di Gereja Katedral Makassar, Potongan Tubuh Berserakan
  • Saat olah TKP, kepolisian melakukan empat adegan. Budi mengatakan olah TKP berjalan dengan baik.

    "Tadi empat kali kita melakukan empat kali pengambilan gambar, masing-masing segmen ada 8 menit," ucapnya.

    Tiara tidak hadir dalam olah TKP. Menurut Budi hal itu tidak masalah karena keterangan yang diberikan saat pemeriksaan juga sudah cukup.

    Sebelumnya, Kasat Lantas Jakarta Pusat AKBP Ganet Sukoco mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, Ayu melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Hayam Wuruk.

    "Sesampainya di TKP, diduga kurang hati-hati akhirnya bumper depan menabrak body samping kiri kendaraan sepeda motor Honda Beat nomor polisi B 6373 PYG yang dikemudikan Moh Nur Irfan yang datang dari arah selatan ke timur," ujarnya melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (10/4).

    Akibat kejadian tersebut, katanya, pengemudi ojek online mengalami patah kaki.

    "Kita bawa ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan perawatan serta verifikasi dimintakan," ujarnya.

    Terkini