GILANGNEWS.COM - Api di sumur minyak ilegal milik warga sudah padam sejak Kamis (26/4) lalu. Meski demikian sumur tersebut masih menyemburkan material yang masih berbahaya.
Petugas menjaga lokasi steril dalam radius 150-200 meter dari titik sumur yang menyembur. Hal ini untuk mencegah hal yang tak diinginkan.
"Itu kan semburan air dan minyak, ditambah sedikit gas. Karena masih bau. Yang dilakukan BPBD membuka 15-200 meter agar masyarakat tidak terlalu dekat," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek saat dihubungi, Minggu (29/4/2018).