GILANGNEWS.COM - Kepala Desa Patijala Bawa Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Luther Lakunija memberikan kesaksian terkait aksi penembakan polisi terhadap warga yang menolak pengukuran lahan. Polisi mengusir warga sambil menembaki mereka.
Luther yang berada di lokasi kejadian mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi setelah makan siang saat PT. Sutra Marosi melakukan pengukuran lahan di bidang kelima. Menurutnya pengukuran lahan tak pernah terjadi sejak 1995.
Saat itu aparat keamanan merampas ponsel warga yang memotret aktivitas pengukuran lahan. Melihat kejadian itu, sebagian orang, termasuk Poroduka membantu warga yang terlibat kericuhan.