Mahasiswa Minta Sekda Kampar Dinonaktifkan, Kasatpol PP Dipecat

Jumat, 20 Juli 2018 | 10:16:29 WIB
Mahasiswa demo dan membakar ban di jalan depan rumah dinas Bupati Kampar, Jalan Prof M Yamin, Kamis (19/7/2018)

GILANGNEWS.COM- Lima mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Kampar (Gerak), melakukan demo di depan Rumah Dinas Bupati Kampar, Jalan Prof. M Yamin, Kamis (19/7/2018).

Dalam demo yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, yaitu meminta Bupati Azis Zaenal memecat Kasatpol PP Hambali, dan menonaktifkan Sekda Kampar Drs H Yusri M.Si.

Selain itu, Korlap aksi, Rahman Hidayat, juga meminta kepada Bupati Kampar untuk segera menyelesaikan persoalan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • "Kalau persoalan Tenaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) tidak mampu diselesaikan oleh Pemerintah Kampar maka Gerakan Rakyat Kampar menyatakan perang," ujar Rahman.

    Sebelum dibubarkan oleh petugas dari Polres Kampar, dalam aksinya mahasiswa juga membakar ban bekas sehingga harus dipadamkan dengan water canon. 

    Aksi demo ini merupakan rangkaian dari bentrok antara RTK Kampar dengan Satpol PP, saat demo di Kantor Bupati, Senin (16/7/2018).

    Demo yang menimbulkan korban ini, berbuntut dengan saling lapor ke Polres Kampar antara RTK dan Satpol PP.
     

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB