GILANGNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau dan DPRD Riau menyarankan agar imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Provinsi Riau ditunda sebelum adanya sertifikat halal dari MUI. Karena muncul polemik pada masyarakat terkait belum disertifikasinya vaksin.
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menanggapi saran Dewan dan MUI itu mengatakan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, maka Pemprov Riau tetap melanjutkan pelaksanaan pemberian imunisasi MR tersebut.
"Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah kita tetap lakukan dan sudah kita mulai. Karena ini program nasional di bidang kesehatan, "ujar Andi Rachman sapaan akrabnya Gubernur Riau Jumat (3/8/2018).