GILANGNEWS.COM - Penguatan nilai tukar rupiah dinilai akan menjadi penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (8/11). Rupiah pada pagi ini terus menunjukkan keperkasaannya di level Rp14.594 per dolar Amerika Serikat (AS).
"Penguatan nilai tukar rupiah akan menjadi penopang IHSG," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam risetnya.
Sejak akhir pekan lalu rupiah terpantau mulai kembali ke area Rp14.000 per dolar AS. Secara bertahap, mata uang nasional menguat terus-menerus tanpa sekalipun tunduk kepada dolar AS.