GILANGNEWS.COM - Setelah erupsi, sebagian pucuk Gunung Anak Krakatau menghilang. Namun, kemudian muncul bagian baru di Gunung Anak Krakatau.
"Gunung api fase konstruksi. Gunung api muda yang masih sedang tumbuh dan berkembang," ucap peneliti gunung api dari Badan Geologi, Mamay Surmayadi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/1/2019).
Dia menjelaskan ada beberapa perubahan pascaerupsi 26 Desember 2018 lalu. Hal ini merupakan sifat dari Gunung Anak Krakatau yang sedang tumbuh pascaletusan dahsyat Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883 lalu.