GILANGNEWS.COM - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek) mensinyalir salah urus di jajaran direksi dan komisaris jadi salah satu dalih PT Pos Indonesia (Persero) terlambat membayarkan gaji karyawannya. Gaji karyawan perusahaan BUMN tersebut seharusnya dibayar 1 Februari, namun karena permasalahan internal gaji baru akan dibayarkan besok, Senin 1 Februari 2019.
Sekretaris Jenderal Aspek Sabda Pranawa Djati mengatakan keterlambatan pembayaran gaji akibat miss management (salah urus) dalam waktu lama. "Miss management, sehingga tidak mampu membaca kondisi perusahaan yang riil, tantangan bisnis dan tidak tanggap terhadap perubahan zaman," ujarnya kepada media, Minggu (3/1).
Lebih lanjut ia mengaku pernah mendapatkan laporan Pos Indonesia mengganti jajaran direksi dan komisarisnya ketika sedang merugi. Selain itu, upah pekerja juga tidak naik. Bahkan, tidak diberikan, seperti yang terjadi saat ini.