GILANGNEWS.COM - Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan green sukuk global senilai total US$2 miliar dengan bunga utang 3,9 persen dan 4,45 persen. Instrumen utang syariah ini didaftarkan pada Bursa Saham Singapura dan NASDAQ Dubai, dan disebut-sebut mengalami kelebihan permintaan sebanyak 3,8 kali.
Berdasarkan keterangan tertulis, pemerintah menerbitkan dua seri sukuk wakalah global. Pertama, sukuk senilai US$750 juta bertenor 5,5 tahun dan imbal hasil (yield) 3,9 persen. Kedua, sukuk senilai US$1,25 miliar bertenor 10 tahun dengan yield 4,45 persen.
Setiap seri diberikan peringkat Baa2 oleh Moody's Investors Service, BBB- oleh S&P Global Ratings, dan BBB oleh Fitch Ratings.