Nasional

Miris... Usai Divaksin Pfizer, Siswa SD di Jombang Meninggal Dunia

Ayah Siswa SD Yang Meninggal.
Loading...

GILANGNEWS.COM - Muhammad Bayu Setiawan (12), siswa kelas 6 SD di Jombang meninggal dunia kurang dari 24 jam setelah disuntik vaksin Pfizer dosis pertama. Ternyata vaksin yang sama telah disuntikkan kepada ribuan anak dan remaja di Kota Santri.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jombang Haryo Purwono mengatakan sejauh ini sudah ada 1.674 anak dan remaja usia 12-18 tahun yang menerima Vaksin Pfizer dosis pertama di wilayahnya.

Vaksin COVID-19 buatan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer bekerja sama dengan perusahaan asal Jerman, BioNTech tersebut juga telah disuntikkan terhadap 1.524 orang dewasa, serta 97 lansia di Kabupaten Jombang.

Menurut Haryo, selama ini tidak ada keluhan efek samping Vaksin Pfizer dari masyarakat. Baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa dan lansia.

Loading...

"Tidak ada, aman, tidak ada kejadian pasca imunisasi (KIPI)," kata Haryo kepada wartawan, Kamis (30/12/2021).

Bayu sedianya mengikuti vaksinasi COVID-19 di sekolahnya pada Kamis (23/12). Namun, siswa kelas 6 SDN Gedangan itu baru bisa mengikuti vaksinasi di Puskesmas Mojowarno pada Senin (27/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Karena bocah asal Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Jombang itu usai dikhitan pada Minggu (19/12).

Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang menyatakan Bayu sudah melalui pemeriksaan kesehatan (screening) sesuai aturan sebelum divaksin. Saat itu, Bayu dinyatakan normal dan memenuhi syarat untuk divaksin. Bayu diberi vaksin Pfizer dosis pertama karena bocah yang lahir 1 September 2009 itu usianya sudah 12 tahun.

"Pfizer untuk usia 12 sampai 18 tahun. Program vaksinasi anak 6-11 tahun pakai Sinovac. Karena yang ini (Bayu) kan usianya sudah 12 tahun, pakai Pfizer. Dosisnya sama 0,3 ml," terang Haryo.

Bayu lantas menderita demam dan muntah-muntah pada Senin (27/12) tengah malam. Ia dibawa orang tuanya ke Puskesmas Mayangan, Kecamatan Jogoroto pada Selasa (28/12) sekitar pukul 05.00 WIB. Sampai di puskesmas, petugas medis menyatakan bocah berusia 12 tahun itu sudah meninggal dunia.

Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jombang bersama tim dari Dinkes setempat mengusut penyebab meninggalnya Bayu. Sampai saat ini mereka belum bisa menyimpulkan Bayu meninggal karena efek samping vaksin atau ada penyebab lain.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar