Nasional

Kakek di Klaten Menjadi Tajir, Setelah Terima Uang Ganti Rugi Tol Sebanyak Rp 7,5M

Acara pencairan uang ganti rugi proyek Tol Yogya-Solo, di Balai Desa Ngawen, Klaten, Senin (10/1/2022).
Loading...

GILANGNEWS.COM - Seorang kakek di Klaten, Mukhtar Harjo Taruno (72), menerima uang ganti rugi proyek tol Yogya-Solo total Rp 7,5 miliar. Kakek pengusaha percetakan itu merelakan lahannya untuk proyek strategis nasional itu.
"Nilainya yang ini kurang lebih Rp 7,5 miliar," ungkap Mukhtar kepada wartawan saat pencairan uang ganti rugi di Balai Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Klaten, Senin (10/1/2022).

Kakek 8 cucu ini tidak menyangka lahannya itu akan terkena proyek tol. Lima bidang lahan sawah miliknya yang terdampak proyek Tol Yogya-Solo berada di Desa Ngawen, sementara masih ada beberapa bidang lainnya yang masih dalam proses.

"Tanahnya lima bidang. Lima bidang yang lain belum proses," jelasnya.

"Sejak awal setuju karena tidak ada yang berani membeli seharga ini kok. Ya mendukung proyek pemerintah tersebut. Anak saya tidak pernah mengurusi tanah-tanah tersebut, anak saya pengusaha semua, bahkan anak saya tidak tahu," paparnya.

Loading...

Mukhtar menyebut uang ganti rugi proyek tol Yogya-Solo itu rencananya akan digunakan untuk modal perusahaan yang terdampak pandemi.

"Rencana untuk modal dan sisanya untuk keperluan lain. Rencananya saya masukkan perusahaan sebab saat COVID kemarin agak terganggu. Usaha saya percetakan, ini baru lima lahan dulu, yang lain (petak tanah) belum dapat undangan," ungkap Mukhtar.

Sementara itu Kades Ngawen, Sofik Ujianto, mengatakan pembayaran uang ganti rugi proyek Tol Yogya-Solo ini baru tahap pertama. Total di desanya ada 126 bidang yang kena proyek tol Yogya-Solo.

"Ini baru tahap pertama, baru 45 bidang dan sisanya belum. Setelah ini baru sisanya diproses," kata Sofik.

Warga terdampak lainnya, Usman, mengatakan sawah milik keluarganya terdampak proyek tol seluas sekitar 500 meter. Uang ganti ruginya sekitar Rp 400 juta.

"Dapat sekitar Rp 400 juta, punya keluarga. Rencananya mau dibelikan tanah lagi," ungkap Usman.

Dari pentauan media yang berada dilokasi, pencairan uang ganti rugi proyek Tol Yogya-Solo ini dihadiri pejabat dari BPN, PT Solo Yogya Marga Makmur, PPK, camat dan kades.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar