RIAU

Dulukala BC Pekanbaru Raih Juara 3 Sirkuit Nasional 3x3 Seri Palembang, Meski Tanpa Pemain Cadangan

Pemain Dulukala bersama Head Coach dan Parents dari Jillian

GILANGNEWS.COM - Dulukala BC Pekanbaru kembali unjuk gigi di level nasional. Setelah tahun lalu mengirim tim KU-16 putra yang berhasil meraih Juara 2 Sirkuit Nasional 3x3, tahun ini giliran tim KU-16 putri yang mendapat kesempatan tampil.

Sirkuit Nasional 3x3 seri Palembang sejatinya digelar pada 4–6 September, namun harus ditunda ke tanggal 26–28 September karena alasan keamanan. Meski demikian, penundaan ini tidak menyurutkan semangat Dulukala BC untuk terus berkiprah di pentas nasional.

Karena penundaan ini menyebabkan 4 pemain yang didaftarkan hanya tiga yang bisa berangkat, dengan kata lain tanpa pemain cadangan, didampingi Head Coach Roby Saputra dan pemain Jacklyn Lee (16 thn), Karren Audrey Sikdiprawiro (15 thn) dan Jilian Howard (15 thn).

Sirkuit Nasional 3x3 Seri Palembang yang bermain di Mal Palembang Square KU16 Putri diikuti oleh 12 tim yaitu pool A ada Airone Jakarta, Ignatius dan MCB Palembang. Pool B Adhyaksa Warriors Bengkulu, Bintang Kecil Lampung dan Patriot Babel dan Pool C Tiger Speed Palembang, PPLPD Muba, dan Miraculous Victory Lampung.

Berada di pool D bersama MCB Palembang dan Garuda Padang, Dulukala BC Pekanbaru berhasil tampil dominan dengan menang 21-6 atas MCB Palembang dan 17-12 atas Garuda Padang dan kemudian Dulukala melaju ke babak semifinal.

Di babak semifinal Dulukala BC Pekanbaru berhadapan dengan Airone Jakarta (Juara Pool A) yang berisikan salah satu pemain timnas Indonesia.

Bermain tanpa pemain cadangan menyebabkan anak-anak Dulukala BC hanya mampu memberikan perlawanan hingga 5 menit pertama dengan skor 4-2, namun di 5 menit terakhir harus mengakui kekalahan telak 5-15.

Jacklyn merupakan putri dari Frans Sadily dan Nelly Laurensia yang sedang bersekolah di SMA Stella Gracia; Karren, putri dari Irawan Sikdiprawiro dan Rina, serta Jilian Howard putri dari Jony dan Dewi Yanti, keduanya bersekolah di SMP Darma Yudha.

Dengan semangat yang ada mengalahkan rasa lelah, di perebutan juara tiga Dulukala BC berhasil mengalahkan Adhyaksa Warrior Kepahiang Bengkulu dengan skor 13-04.

Walau gagal lolos ke babak final seperti tahun lalu, namun coach Roby Saputra tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak dan kemauan untuk bertanding di level nasional, tidak hanya terus bermain dan juara di Pekanbaru saja.

Dengan ini klub Dulukala Pekanbaru terus menunjukkan konsistensi dari awal berdiri 2 tahun lalu hingga saat ini mengharumkan nama basket Pekanbaru dan Riau ke tingkat nasional.

Ketua Perbasi Pekanbaru Victor Yonathan memberikan apresiasi khusus terhadap perjuangan tim KU 16 putri Dulukala BC.

"Kami bangga dengan perjuangan anak-anak Dulukala BC yang berani tampil di level nasional, meski dengan keterbatasan pemain. Semangat ini luar biasa, apalagi mereka tetap bisa meraih juara tiga di tengah kondisi sulit. Ini bukti bahwa basket Pekanbaru punya potensi besar untuk bersaing dengan tim-tim dari kota besar lainnya,” ungkap Victor.

Victor menambahkan, keikutsertaan Dulukala BC di ajang nasional semoga dapat menjadi motivasi bagi klub-klub lain di Pekanbaru. Menurutnya, Perbasi Pekanbaru akan terus memberikan dukungan penuh agar klub-klub lokal bisa berkembang dengan lebih baik.

"Kita ingin semakin banyak klub di Pekanbaru yang berani tampil di level nasional. Karena melalui kompetisi inilah mental dan kualitas pemain akan terbentuk. Kami juga berharap pemerintah daerah maupun pihak swasta ikut peduli memberikan dukungan, karena olahraga basket bukan hanya soal prestasi, tapi juga membangun karakter generasi muda kita," cakapnya.

Ia menegaskan, dengan semangat yang ditunjukkan Dulukala BC, masa depan basket putri di Pekanbaru semakin cerah.

"Kalau konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan Pekanbaru bisa melahirkan pemain-pemain yang menembus timnas Indonesia. Kami dari Perbasi siap mendorong, mendukung, dan memfasilitasi setiap langkah pembinaan yang dilakukan klub-klub seperti Dulukala," pungkasnya.


Tulis Komentar