RIAU

UIN Suska Riau dan BNN Gelar Tes Urine, Wujudkan Kampus Bersinar Tanpa Narkoba

Mahasiswa UIN Suska Riau Dites Urine

GILANGEWS.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes urine terhadap mahasiswa dan civitas akademika di Gedung PKM UIN Suska Riau, Kamis (6/11/2025).

Program ini merupakan rangkaian dari Kampus Bersinar atau Kampus Bersih Narkoba sebagai komitmen kampus memberantas penyalahgunaan narkotika.

Wakil Rektor III UIN Suska Riau, Dr. Haris Simaremare, M.T, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan kampus menyukseskan program BNN khusus untuk perguruan tinggi.

“Ini output dari kerja sama kita dengan BNN. Kampus Bersinar itu adalah program khusus BNN untuk kampus,” ujar Haris kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Haris menjelaskan, sasaran utama tes urine adalah pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) yang mengikuti secara sukarela.

“Yang dites ini kita prioritasnya Ormawa. 250 untuk Ormawa se-UIN, 50 untuk dosen dan tenaga kependidikan,” jelasnya.

Untuk Security kampus, tes dilakukan melalui perusahaan rekanan masing-masing.

Terkait beredarnya kabar kewajiban tes urine berbayar bagi mahasiswa baru, pihak kampus memastikan bahwa UIN hanya mewajibkan tes, sementara lokasi dan pembiayaan dapat dipilih sendiri oleh mahasiswa.

“Untuk yang berbayar itu karena UIN tidak sanggup membiayai 5.724 mahasiswa baru. Kalau mahasiswa ingin difasilitasi silakan bayar, tapi kalau mau cek di luar juga silakan,” tegas Haris.

“Surat yang menyatakan wajib tes urine tetap berlaku. Tesnya di mana saja ya terserah," imbuhnya.

Program Kampus Bersinar turut digencarkan sebagai respon atas ditemukannya 63 kilogram ganja yang melibatkan mahasiswa di lingkungan kampus sebelumnya. Selain tes urine, telah digelar sosialisasi pencegahan narkoba di delapan fakultas, serta penguatan kurikulum berbasis anti narkoba.

“Kita tidak ingin kejadian oknum merusak citra mahasiswa dan Ormawa yang selama ini banyak berprestasi. Kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa mahasiswa kita itu bersih,” tegasnya.

Haris berharap hasil pemeriksaan terhadap 300 peserta dapat menjadi gambaran bahwa penyalahgunaan narkoba di UIN Suska hanya dilakukan segelintir oknum.

“Kita ingin memulihkan citra itu. Hanya karena satu kejadian, prestasi yang selama ini dikembangkan malah hilang ditutupi oleh berita sekecil itu,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan BNN belum mengumumkan hasil pemeriksaan urine kepada publik.


Tulis Komentar