BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan 2025-2026, DPRD Pekanbaru Minta Disperindag Cegah Lonjakan Harga Sembako
GILANGNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Februari 2026.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan gangguan pada sektor pertanian dan distribusi kebutuhan bahan pokok.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah, meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk segera mengambil langkah antisipasi guna mencegah kelangkaan dan lonjakan harga sembako.
“Kita minta Disperindag bersiap sebelum terjadi kelangkaan. Dari sekarang harus dipetakan apa saja yang perlu disiapkan. Misalnya stok beras di Bulog, harus dipastikan cukup hingga Idul Fitri nanti,” ujar Fathullah, Selasa (25/11/2025).
Ia menjelaskan, memasuki musim hujan panjang, potensi gagal panen di sejumlah daerah akan semakin besar. Kondisi itu, menurutnya, akan berdampak pada ketersediaan pasokan bahan pokok dan memicu kenaikan harga di pasaran.
“Sekarang saja harga-harga sudah mulai melambung. Musim hujan ini pasti banyak daerah yang mengalami gagal panen. Jadi Disperindag harus siap dari jauh-jauh hari. Jangan nanti setelah harga naik baru kalangkabut mencari cara untuk menetralkan. Tidak bisa seperti itu,” tegasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Komisi II sudah berulang kali mengingatkan Disperindag agar menjaga ketersediaan bahan pokok dan melakukan langkah stabilisasi sebelum terjadi gejolak harga.
“Kita tidak ingin harga sembako ini melonjak tinggi. Kalau naik sekedar-sekedar sedikit itu masih bisa dimaklumi. Jadi kita minta ke Disperindag jangan sampai terjadi kelangkaan bahan pokok di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.




Tulis Komentar