Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Tekankan Kinerja Tiga OPD Strategis: Bapenda, ESDM, dan DPM PTSP
GILANGEWS.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memberikan penekanan khusus kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis yang pejabatnya baru saja dilantik.
Ketiga OPD tersebut dinilai memiliki peran vital karena berhubungan langsung dengan pelayanan publik sekaligus menjadi tulang punggung peningkatan pendapatan daerah.
OPD yang dimaksud yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP).
SF Hariyanto menegaskan, kinerja pejabat baru di tiga OPD tersebut harus terukur, konkret, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembenahan layanan perizinan, serta pengelolaan sektor pertambangan rakyat yang transparan dan berkeadilan.
“Bapenda saya minta harus mampu meningkatkan PAD. Ini krusial. Kemudian ESDM berkaitan langsung dengan pertambangan rakyat, itu menjadi perhatian serius," ucap SF Hariyanto.
"Satu lagi, perizinan dan investor ada di DPM PTSP, pelayanannya harus jauh lebih optimal,” tegasnya.
Plt Gubernur Riau menekankan bahwa dirinya tidak meminta imbalan, loyalitas politik, maupun kepentingan pribadi dari pejabat yang dilantik.
Satu-satunya tuntutan adalah kerja nyata, integritas, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Namun demikian, SF Hariyanto juga menyampaikan peringatan keras. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala dan tanpa kompromi.
“Kalau kerjanya biasa-biasa saja, banyak main-main, pikirannya cuma duit-duit saja, enam bulan saya ganti. Kerjalah dengan baik dan perbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto turut menepis isu kedekatan personal dalam proses pelantikan pejabat. Ia mengaku banyak pejabat yang dilantik bahkan tidak dikenalnya secara pribadi.
Menurutnya, hal itu justru membuktikan bahwa mekanisme seleksi berjalan objektif dan berdasarkan rekomendasi tim panitia seleksi (Pansel).
“Banyak yang tidak saya kenal. Yang diusulkan adalah yang terbaik dari tim pansel. Tidak ada titipan, tidak ada keluarga, tidak ada tim A atau tim B. Saya bisa tidur nyenyak, tidak dikejar-kejar dosa,” katanya.
Menutup arahannya, Plt Gubernur Riau mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan tanggung jawab dan kerja kolektif.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpimpinan OPD dalam menjalankan roda pemerintahan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Jabatan ini amanah. Tidak bisa hebat sendirian. Kerja tim itu penting. Kalau tidak tahu, tanyakan kepada pejabat lain yang lebih paham. Jaga tanggung jawab dan amanah,” pungkasnya.




Tulis Komentar