PEKANBARU - Antusiasme terhadap Pilkada Kota Pekanbaru 2024 semakin memanas, dengan dua kekuatan politik utama, Partai Gerindra dan PAN (Partai Amanat Nasional), membuka babak baru dalam dinamika politik lokal.
Dengan masing-masing memegang 7 dan 6 kursi setelah Pemilu 2024, Gerindra dan PAN mulai merancang koalisi strategis untuk mengajukan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada mendatang.
Selain menjalin kesepakatan internal, kedua partai ini juga membuka jendela dialog dengan Golkar dan Partai Demokrat, memperkuat kemitraan yang telah terbentuk sejak Pilpres 2024. Diharapkan, kesolidan di tingkat lokal akan memperkuat koordinasi politik di tingkat nasional.