Dishub Pekanbaru Gencarkan Operasi ODOL demi Keselamatan Bersama

Rabu, 18 Desember 2024 | 12:16:00 WIB
Penertiban ODOL

PEKANBARU – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di jalan raya, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Penumbar/Over Dimension and Over Load (ODOL) yang diberi nama "BUNG SELAMAT". Operasi terpadu ini melibatkan sinergi antara berbagai instansi, seperti Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, dan BPTD Kemenhub.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Pekanbaru, Khairunnas, menjelaskan bahwa Operasi BUNG SELAMAT menjadi wujud nyata kolaborasi untuk mewujudkan jalan raya yang lebih aman. “Kami tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga mengedukasi pengguna jalan tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Fokus Penegakan Hukum

Operasi yang digelar pada Rabu pagi di Jalan Soekarno-Hatta ini dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, melibatkan total 50 personel. Berikut rincian keterlibatan personel:

  • Ditlantas Polda Riau: 9 personel
  • Dishub Kota Pekanbaru: 29 personel
  • BPTD Kemenhub: 7 personel
  • Dishub Provinsi Riau: 5 personel

Dalam operasi ini, sebanyak 55 pelanggaran berhasil ditindak dengan tilang manual. Rinciannya, Ditlantas Polda Riau menilang 26 pelanggar, sementara Dishub Pekanbaru mencatat 29 pelanggar lainnya. Jenis pelanggaran yang dominan meliputi muatan berlebih (overload) dan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Sinergi untuk Jalan yang Lebih Baik

Operasi terpadu ini tidak hanya menekankan pada tindakan hukum, tetapi juga menciptakan koordinasi yang solid antarinstansi dalam menangani persoalan lalu lintas. Khairunnas menambahkan bahwa Operasi BUNG SELAMAT dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan jalan raya yang bebas dari kendaraan ODOL, yang kerap menjadi penyebab utama kerusakan jalan dan kecelakaan lalu lintas.

"Operasi ini memberikan pesan kuat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengguna jalan memiliki kesadaran untuk mendukung terciptanya transportasi yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Situasi Kondusif

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Rikky Operiady, melaporkan bahwa pelaksanaan operasi berlangsung dalam situasi yang kondusif dan terkendali. Dokumentasi kegiatan menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi terhadap upaya ini, terutama karena mereka merasa diingatkan akan pentingnya menaati aturan lalu lintas.

Operasi BUNG SELAMAT menjadi langkah awal dari program penegakan hukum yang berkelanjutan, dengan harapan mampu menciptakan perubahan besar dalam tata kelola lalu lintas di Pekanbaru. "Ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal menyelamatkan nyawa," tegas Kompol Rikky.

Halaman :

Terkini