GILAANGNEWS.COM - Tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menjadikan perbaikan jalan sebagai prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur. Anggaran hampir Rp50 miliar telah disiapkan untuk kegiatan perbaikan yang mencakup tambal sulam hingga overlay guna mengatasi ratusan kilometer jalan yang mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengonfirmasi bahwa program perbaikan jalan akan tetap berjalan sepanjang tahun ini.
"Kalau tak salah yang kita rencanakan, untuk perbaikan jalan rusak tahun ini lebih kurang Rp40 miliar, hampir Rp50 miliar lah," ujar Edward usai rapat paripurna di DPRD Pekanbaru, Kamis (6/2/2025).
Dinas PUPR terus berupaya melakukan perbaikan jalan di berbagai wilayah, namun pekerjaan ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
"Ini memang jadi skala prioritas untuk perbaikan jalan. Tapi kita juga melihat kondisi keuangan daerah seperti apa. Apa yang kita rencanakan mudah-mudahan bisa terealisasikan seiring kondisi keuangan daerah yang stabil," jelas Edward.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap jalan-jalan yang mengalami kerusakan untuk menentukan skala prioritas perbaikan. Proses perbaikan nantinya akan dilakukan bertahap dengan metode tambal sulam dan overlay.
Berdasarkan data dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru, total ruas jalan yang dalam kondisi rusak mencapai hampir 500 kilometer. Dari jumlah tersebut, 109 kilometer masuk kategori rusak berat, 96 kilometer rusak sedang, dan 254 kilometer mengalami kerusakan ringan.
Masyarakat Pekanbaru menaruh harapan besar terhadap program ini, mengingat kondisi infrastruktur jalan yang memengaruhi aktivitas sehari-hari, baik dalam sektor ekonomi maupun mobilitas warga. Dengan alokasi anggaran yang cukup besar, publik menunggu realisasi nyata dari komitmen Pemko Pekanbaru dalam memperbaiki jalan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.