Nasional

Perusahaan Jerman Siap Pasok Jutaan Vaksin Corona Akhir Tahun

Ilustrasi vaksin.

GILANGNEWS.COM - Perusahaan Jerman Mainz-based BioNTech mengatakan siap memasok jutaan vaksin virus corona (Covid-19) pada akhir tahun ini.

BioNTech telah bekerja sama dengan raksasa farmasi Amerika Serikat, Pfizer, untuk mengembangkan vaksin corona. Sejauh ini, vaksin-vaksin tersebut tengah diujicobakan terhadap manusia.

Kedua perusahaan bahkan menuturkan jika vaksin berhasil dan lolos standar internasional, mereka sanggup memproduksi ratusan juta vaksin pada 2021.

Institut Federal Vaksin dan Obat Biomedis Jerman telah menyetujui uji coba vaksin pada 22 April lalu.

"Kedua perusahaan memperkirakan bahwa ada kemungkinan untuk memasok jutaan dosis vaksin pada akhir tahun 2020, tergantung dari keberhasilan teknis program pengembangan dan persetujuan oleh otoritas pengawas," bunyi pernyataan Pfizer dan BioNTech.

BioNTech menuturkan relawan gelombang pertama telah diberikan dosis vaksin potensial BNT162 dalam studi klinis Fase 1/2 di Jerman.

"Dua belas peserta studi telah divaksinasi dengan kandidat vaksin BNT162 di Jerman sejak awal studi pada 23 April 2020," kata perusahaan berbasis di Mainz itu seperti dilansir media pada Kamis (30/4).

Meski begitu, belum ada informasi tentang hasil uji coba itu sampai saat ini. BioNTech mengatakan uji coba dilakukan pada sekitar 200 relawan sehat berusia 18 hingga 55 tahun.

Ratusan relawan itu diberikan sejumlah dosis vaksin mulai dari 1 hingga 100 mikrogram demi menemukan dosis optimal untuk kepentingan studi lebih lanjut.

"Keamanan dan imunogenisitas vaksin akan diselidiki," ujar BioNTech.

Sementara itu, Pfizer mengatakan akan mulai menguji coba vaksin eksperimennya di AS paling cepat pekan depan. Perusahaan itu menegaskan vaksin dapat digunakan untuk kebutuhan darurat setidaknya mulai musim gugur mendatang.

"Kedua perusahaan (Pfizer dan BioNTech) berencana sama-sama melakukan uji coba klinis untuk kandidat vaksin Covid-19-yang dimulai di Eropa dan AS-di beberapa lokasi penelitian," kata Pfizer dalam laporan kuartal pertamanya yang dirilis secara daring pada Selasa pekan ini.

Pfizer bukan satu-satunya perusahaan dengan penelitian vaksin corona yang paling berpotensi berhasil saat ini. Pekan lalu, para ilmuwan dari Jenner Institute Oxford University, Inggris, mulai menguji coba vaksin pada manusia.

Pihak institut mengatakan jika hasil uji coba sesuai, mereka siap memasok vaksin corona pada awal September ini.

Sementara itu, berdasarkan laporan terbaru Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini ada 120 vaksin yang tengah diuji coba di seluruh dunia. Tujuh di antaranya tengah diuji klinis.


Tulis Komentar