RIAU

Perbaikan Jembatan Sei Sekayan Deras Inhu Rampung, Jalur Rengat–Tembilahan Kembali Lancar

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau telah menuntas pekerja perbaikan Jembatan Sei Sekayan Deras, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Bahkan, jalan memasuki Jembatan Sei Sekayan tersebut kini sudah diaspal oleh Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah IV, Dinas PUPR-PKPP Riau.

Gerak cepat tersebut sebagai komitmen UPTJJ Wilayah IV meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga memperlancar konektivitas antardaerah khususnya antara Kabupaten Inhu dan Indragiri Hilir (Inhil).

Hal ini menindaklanjuti arahan Gubernur Riau Abdul Wahid mengingat jalan Rengat-Tembilahan merupakan ruas vital yang menghubungkan Kabupaten Inhu dan Inhil.

"Alhamdulillah pekerjaan perbaikan Jembatan Sei Sekaayan Deras sudah selesai sesuai target," kata Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan MT melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV Ludfi Hardi ST MT, Ahad (20/7/2025).

Tak hanya jembatan, lanjut Ludfi, pihaknya juga juga telah menyelesaikan perbaikan jalan memasuki Jembatan Sei Sekayan Deras, baik dari arah Rengat, Inhu menuju Tembilahan, Inhil maupun sebaliknya.

"Untuk memasuki jembatan juga sudah kita perbaiki fungsional badan jalan berupa aspal, baik arah mau masuk jembatan dan arah keluar jembatan menuju Tembilahan dari arah Rengat dan sebaliknya," ujarnya.

"Sedangkan untuk kelandaian oprit jembatan, arah ke Tembilahan kita aspal sepanjang 40 meter dengan lebar 6 meter. Dengan telah berfungsinya jembatan Sei Sekayan Deras tersebut akan berdampak terhadap arus lalulintas barang dan orang untuk menunjang perekonomian antar kabupaten Inhu dan Inhil," tambahnya.

Ludfi Hardi mengatakan, dengan telah tuntasnya perbaikan jembatan Sei Sekayan Deras, maka saat ini jembatan tersebut sudah bisa dilewati penggunaan jalan.

Hanya saja jembatan saat ini hanya bisa dilewati kendaraan pribadi dan kendaraan barang dengan muatan skala kecil. Pasalnya tak jauh dari jembatan tepatnya di STA.16, Desa Pulau Galang sedang ada pekerjaan penanganan longsor.

"Karena pada Juni lalu terjadi bencana longsor di Jalan lintas Rengat-Tembilahan sebelum masuk Jembatan Sei Sekayan  tepatnya di Desa Pulau Galang, Kuala Cenaku, Inhu. Sehingga kendaraan bertonase berat sangat rawan ketika lewat, karena selain mengancam keselamatan pekerja juga pengguna jalan," ungkapnya.

"Tak hanya itu, kalau kendaraan besar bermuatan besar juga akan juga mengganggu pekerjaan perbaikan longsor akibat abrasi Sungai Indragiri. Kami harap kendaraan bermuatan berat dapat bersabar demi kebaikan bersama. Kami komitmen akan menyelesaikan penanganan longsor ini secepat mungkin, dan kita target tuntas diakhir Juli ini," paparnya. 


Tulis Komentar