Riau

DPR RI Kunjungi Lapas Sialang Bungkuk, Ternyata Memang Over Kapasitas

Loading...

PEKANBARU, GILANGNEWS.com - Harus diakui kaburnya 4‎48 narapidana (Napi) Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau tidak lepas adanya pratik pungutan liar (Pungli) di dalam rutan.

Selain itu, penyebab lain disebabkan akibat over kapasitas rutan. Dimana kapasitas Rutan Sialang Bungkuk hanya mampu menampung 613 napi, namun napi yang ada mencapai 1315‎ orang.

Ketua Rombongan Komisi III DPR RI, Nasir Djamil saat dikonfirmasi praktek pungli di Rutan Sialang Bungkuk menyatakan, kalau pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat keamanan (Polisi).

"Kalau itu (pungli) biar aparat keamanan yang menangani. Karena masalah ini harus didalami kebenarannya, kalau ternyata itu masif tentu ini akan meresahkan banyak orang," kata Nasir didampingi Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain dan Kakanwil Kemenkum-HAM Riau Dewa Putu Gede, usai meninjau kondisi Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Selasa (16/5/2017).

Disamping itu, dia ‎mengakui bahwa jumlah penghuni tidak sebanding dengan petugas Rutan Sialang Bungkuk. Tentu kondisi tersebut salah satu problem yang terjadi tidak hanya Sialang Bungkuk, tapi hampir di seluruh rutan.

Karena itu, Nasir berjanji kalau pihaknya akan mengusulkan akan mengusulkan kepada Kemenkum-HAM RI terkait masalah personil dan anggaran.

"Untuk masalah over kapasitas itu bukan tidak bisa diselesaikan dalam satu persepektif, tapi ada banyak hal. Memang untuk penambahan bangunan rutan maupun lembaga pemasyarakat harus dilakukan secara menyeluruh agar kedepan semua bisa berjalan maksmimal," tandasnya.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar