GILANGNEWS.COM - Lurah Tirta Siak, Aris Nardi menyebutkan dirinya pernah diminta uang oleh oknum anggota polisi saat dirinya dikabarkan terkena operasi tangkap tangan (OTT).
Aris Nardi mengatakan uang yang berjumlah Rp20 juta itu sebagai biaya administrasi atas penangkapan terhadap dirinya kala itu.
"Saya tidak pungli. Jika pungli, uang tentu sama saya. Pas kejadian itu saya mau shalat maghrib ke Jalan Cempaka, Kecamatan Marpoyan Damai. Tiba-tiba kendaraan saya dihadang dan saya disergap, handphone dirampas, kunci kendaraan dirampas dan saya dibawa ke Polresta Pekanbaru," katanya, Senin (22/11/2021).