Komisi IV DPRD Pekanbaru Panggil Dishub dan PT Yabisa, Ini Catatan Penting Soal Parkir Kota

Rabu, 05 November 2025 | 17:20:22 WIB
Suasana rapat Komisi IV DPRD Pekanbaru bersama Dishub dan PT Yabisa Sukses Mandiri di ruang Komisi IV, Rabu (5/11/2025). Rapat membahas perbaikan sistem parkir dan penertiban jukir liar di Pekanbaru.

GILANGNEWS.COM — Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM), Rabu (5/11/2025).

Pertemuan yang berlangsung di ruang Komisi IV DPRD itu membahas berbagai persoalan terkait pengelolaan parkir di Kota Pekanbaru.

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel, SH, MH, didampingi sejumlah anggota komisi seperti Zulkardi, SH, Zulfan Hafiz, ST, Roni Pasla, Faisal Islami, Pangkat Purba, dan Zulfahmi, SE, MH.

  • Baca Juga Ahok Ikhlas Jalani Hidup di Balik Jeruji Besi
  • Baca Juga Besok Sidang Terakhir Ahok, Penjagaan Lebih Banyak dari Biasanya
  • Baca Juga KH Ma'ruf Enggan Bertemu Ahok, karena Alasan Ini
  • Baca Juga Jaksa sebut sikap ahok merasa paling benar
  • Sementara dari pihak pemerintah hadir Plt Kepala Dishub Pekanbaru Sunarko beserta jajaran, serta manajemen PT Yabisa Sukses Mandiri.

    Dalam rapat tersebut, Komisi IV memberikan sejumlah catatan penting untuk perbaikan tata kelola parkir di Pekanbaru. Sekretaris Komisi IV, Roni Amriel, menegaskan bahwa pengelolaan parkir tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga harus berdampak positif bagi pelayanan publik dan ekonomi warga.

    “Masalah parkir ini bukan hanya soal PAD. Tapi bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menghidupkan ekonomi di sekitar lokasi parkir. Itu intinya,” ujar Roni.

    Khusus kepada PT YSM selaku pihak ketiga pengelola parkir, Komisi IV menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan juru parkir (jukir) di lapangan. Roni meminta agar setiap jukir memiliki identitas resmi, bersikap ramah, dan tidak menimbulkan rasa takut atau keberatan bagi masyarakat.

    “Lengkapi identitas jukir, jangan ada lagi keluhan masyarakat. Dan yang paling penting, jangan ada lagi jukir liar di semua titik,” tegasnya.

    Selain itu, DPRD juga mendesak Dinas Perhubungan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan titik parkir yang ada, termasuk penyesuaian kontrak kerja sama dengan PT YSM.

    “Dishub harus pastikan mana titik yang boleh dan tidak boleh dijadikan parkir. Pasang rambu-rambunya dengan jelas. Jangan semua tempat ditarik retribusi parkir,” tambah Roni.

    Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dishub Pekanbaru, Sunarko, mengatakan pihaknya sedang melakukan evaluasi sistem pengelolaan parkir secara menyeluruh. Pembahasan tidak hanya difokuskan pada PT YSM, tetapi juga pada upaya memperbaiki regulasi dan tata kelola parkir di seluruh wilayah kota.

    “Kita membahas persoalan parkir secara menyeluruh, bukan hanya untuk PT Yabisa. Ke depan, kami berupaya agar sistem parkir di Pekanbaru bisa lebih baik dan tertata,” ujar Sunarko.

    Ia menambahkan, Dishub tengah menunggu hasil kajian dari Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kota Pekanbaru, yang diperlukan untuk menyesuaikan kebijakan pasca-penurunan tarif parkir beberapa waktu lalu.
    “Kami menunggu hasil evaluasi dari BPP agar kebijakan baru nantinya lebih tepat sasaran,” jelasnya.

    Sementara itu, Manager PT YSM, Iwan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperbaiki layanan parkir dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan. Ia mengapresiasi peran aktif DPRD dalam memberikan pengawasan dan masukan yang konstruktif.

    “Komisi IV selalu mengawasi dan meluruskan langkah kami. Apa yang masih perlu diperbaiki akan kami benahi agar pelayanan semakin baik,” ucap Iwan.

    Iwan menambahkan, sejak beroperasi empat tahun dua bulan lalu, PT YSM menyetor rata-rata Rp20 juta per hari ke kas Pemerintah Kota Pekanbaru. Pihaknya kini juga tengah menyiapkan adendum perjanjian kerja sama menunggu hasil kajian BPP.

    “Setelah hasil kajian keluar, baru akan dibahas untuk menyesuaikan perjanjian kerja sama ke depan,” pungkasnya.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB