Bencana di Sumatera Jadi Alarm Serius, DPRD Pekanbaru Desak Pemko Perkuat Mitigasi Banjir

Selasa, 02 Desember 2025 | 18:03:49 WIB
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka

GILANGNEWS.COM - Bencana alam yang melanda tiga provinsi di Sumatera yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, pada Senin kemarin meninggalkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa.

Deretan musibah ini dinilai menjadi peringatan keras bagi daerah lain di Pulau Sumatera, termasuk Kota Pekanbaru, untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, menegaskan bahwa Pemerintah Kota harus segera memperkuat langkah mitigasi, terutama di kawasan rawan banjir seperti permukiman warga di sepanjang tepian Sungai Siak.

  • Baca Juga Ahok Ikhlas Jalani Hidup di Balik Jeruji Besi
  • Baca Juga Besok Sidang Terakhir Ahok, Penjagaan Lebih Banyak dari Biasanya
  • Baca Juga KH Ma'ruf Enggan Bertemu Ahok, karena Alasan Ini
  • Baca Juga Jaksa sebut sikap ahok merasa paling benar
  • “Kami menyampaikan keprihatinan mendalam. Musibah yang terjadi di provinsi tetangga bukan hanya menghadirkan duka, tetapi juga menjadi alarm serius bagi kita di Pekanbaru untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi jelang akhir tahun,” ujar Bagus Oka, Selasa (2/12/2025).

    Curah Hujan Tinggi, Debit Sungai Mengancam
    Politisi Gerindra ini menyoroti tingginya curah hujan di wilayah Sumatera bagian tengah dan utara. Kondisi tersebut diprediksi dapat meningkatkan debit air sungai yang mengalir hingga ke Pekanbaru. Jika tidak diantisipasi sejak dini, risiko banjir dapat terjadi kapan saja.

    Menurutnya, Pemko harus melakukan langkah cepat dan terukur, mulai dari normalisasi saluran air, pemantauan kondisi sungai, hingga pengecekan kesiapan perangkat kelurahan untuk merespons keadaan darurat.

    “Warga yang tinggal di bantaran sungai harus mendapat perhatian khusus. Informasi peringatan dini dan dukungan logistik harus disiapkan jika potensi banjir meningkat,” katanya.

    Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas
    Bagus Oka menekankan bahwa bencana yang menimpa Aceh, Sumbar, dan Sumut harus menjadi pengingat bahwa keselamatan warga tak boleh dikompromikan.

    Kawasan tepian Sungai Siak disebut sebagai titik paling rentan karena padat penduduk, termasuk keluarga dengan anak-anak dan lansia.

    “Kita tidak ingin Pekanbaru menghadapi dampak turunan dari cuaca ekstrem. Fokus utama harus melindungi warga,” ujarnya.

    DPRD Minta OPD Bergerak Terpadu
    Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mulai dari BPBD, Dinas PUPR, Perkim, DLHK hingga instansi lainnya untuk memperkuat koordinasi di lapangan. Jika diperlukan, Pemko diminta menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau agar upaya mitigasi lebih efektif.

    “Jika banjir terjadi, kita harap dampaknya tidak parah dan tidak memakan korban jiwa maupun kerusakan besar. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci,” tegasnya.

    Bagus Oka juga menyoroti perlunya implementasi masterplan penanggulangan banjir yang selama ini belum optimal.

    “Mari kita lakukan yang terbaik bagi kota ini. Banjir sudah menjadi langganan setiap tahun. Pemko harus melaksanakan masterplan yang ada jangan banyak teori, jangan banyak alasan,” pungkasnya.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB