Riau

Sakit Hati Putus, Pemuda Sebarkan Video Intim Mantan Pacar Sedang Mandi di Facebook!

Foto ilustrasi

Rokan Hulu, Riau - Seorang pemuda berinisial AR (25) harus mendekam di balik jeruji besi setelah nekat menyebarkan video intim mantan pacarnya, JES (25), yang tengah mandi tanpa busana di salah satu grup Facebook. Aksi nekat AR ini dilatarbelakangi rasa sakit hati karena hubungannya dengan JES tidak direstui oleh orang tua sang kekasih.

Satuan Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu (Rohul) terpaksa mengamankan seorang pemuda berinisial AR (25) karena menyebarkan video intim pasangannya, JES (25), yang tengah mandi tanpa busana.

Video tersebut tersebar di salah satu grup Facebook setelah AR merasa sakit hati karena hubungannya dengan JES tidak direstui oleh orang tua kekasihnya.

Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu, AKP Raja Kosmos Parmulais, menjelaskan bahwa pelaku dan korban sudah saling kenal beberapa bulan melalui aplikasi cari jodoh sejak 29 November 2023.

"Pelaku dan korban telah berkenalan melalui aplikasi OMI pada tanggal 29 November 2023," kata Kosmos pada Senin (6/5/2024).

Menurut Kosmos, AR selalu berkomunikasi dengan korban melalui akun Facebook bernama 'Kapten Muda' sejak 5 Desember 2023. Setelah berkomunikasi intens, keduanya memutuskan untuk menjalin hubungan asmara.

Baca Juga  Kapal Pengangkut Logistik Tenggelam di Perairan Pulau Rangsang, 9 ABK Dilaporkan Hilang
Setelah bertemu langsung, pelaku dan korban sering berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp, termasuk saat melakukan panggilan video ketika korban sedang berada di kamar mandi tanpa busana.

"Waktu berjalan, hubungan AR dan JES mulai renggang pada April 2024 dan akhirnya putus. Orang tua JES tidak merestui hubungan mereka," tambah Kosmos.

Merasa sakit hati, AR kemudian mengirimkan tangkapan layar video tersebut kepada saudara korban dan membagikannya di grup Facebook.

Korban yang mengetahui hal itu langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Mapolres Rokan Hulu, yang mengakibatkan penangkapan AR pada malam hari pukul 22.30 WIB.

"Pelaku mengaku sakit hati karena tidak menerima bahwa hubungannya dengan korban tidak direstui oleh orang tua," tandas Kosmos.


Tulis Komentar