Politik

Ditinggal PKS, Dr Ikhsan Siap Buktikan Diri di Pilwako Pekanbaru 2024

Dr Ikhsan akhirnya buka suara pasca keluarnya keputusan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menetapkan Agung Nugroho dan Markarius Anwar sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru.

Untuk diketahui, pada Pilkada Pekanbaru mendatang PKS memilih mendukung Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau yang berpasangan dengan kader PKS yang juga anggota DPRD Riau dapil Pelalawan-Siak, Markarius Anwar.

Terkait keputusan tersebut Dr Ikhsan mengakui muncul pertanyaan dari banyak pihak mengenai langkah selanjutnya dari dirinya dalam Pilkada Kota Pekanbaru 2024.

Dalam pernyataan resminya Ahad (7/7/2024), Dr Ikhsan menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk maju dalam kontestasi Pilwako meski tak diusung PKS.

Ada 8 poin sikap resminya pasca keputusan PKS. Antara lain Dr Ikhsan menyatakan bahwa ia menghargai keputusan DPP PKS meskipun tidak sesuai dengan harapan sebagian besar kader, simpatisan, dan struktur DPD PKS Pekanbaru pada awalnya.

"Saya menghormati keputusan DPP PKS, meskipun ini bukan yang diharapkan oleh sebagian besar kader dan simpatisan kami," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh struktur PKS dari DPRa, DPC, DPD, DPW hingga DPP yang telah melibatkannya dalam proses Pilkada selama lebih dari tiga tahun, serta membantu dalam mensosialisasikan dirinya.

Dr Ikhsan menyoroti bahwa tiga tahun sosialisasi adalah waktu yang panjang dan melibatkan banyak unsur dan masyarakat. Kader PKS, simpatisan, relawan, dan loyalis Ikhsan bekerja sama dalam memasang 1.000 spanduk, 5.000 banner, 120 baliho, 6 billboard, 100.000 kartu nama, 100.000 brosur, dan mendatangi hampir 1.000 titik sosialisasi.

"Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam perjalanan panjang ini, dari pemasangan ribuan spanduk hingga kehadiran di berbagai acara sosialisasi," kata Dr Ikhsan.

Dr Ikhsan juga sangat berterima kasih kepada para kader, simpatisan, relawan, dan loyalis Ikhsan atas kerja keras mereka dalam mensosialisasikan dirinya melalui berbagai media dan di tengah masyarakat.

"Kerja keras kalian tidak ternilai harganya, bahkan dengan nilai miliaran rupiah pun," katanya.

Ia menyebut para pendukungnya sebagai pahlawan-pahlawan Kota Pekanbaru, karena keprihatinan mereka terhadap berbagai permasalahan kota seperti banjir, jalan rusak, kemacetan, sampah, dan sulitnya akses pendidikan yang menjadi dasar perjuangan untuk membenahi Pekanbaru. "Keprihatinan kita terhadap permasalahan Pekanbaru saat ini adalah dasar kita untuk terus berjuang," tambahnya.

Lebih jauh, Dr Ikhsan meminta para pendukungnya untuk bersabar dengan keputusan PKS tersebut, mengingat pendaftaran Pilkada ke KPU baru akan dilakukan pada 27 Agustus 2024, sehingga masih banyak proses dan kemungkinan yang akan terjadi menjelang hari itu.

"Saya meminta saudara-saudara semua untuk bersabar. Masih ada banyak waktu dan proses yang harus kita lalui," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya masih tetap mengikuti proses Pilwako dan melanjutkan agenda yang telah disusun hingga bulan November 2024 sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat Kota Pekanbaru. "Saya akan terus melanjutkan perjuangan ini hingga akhir, demi komitmen dan kepedulian kita kepada Pekanbaru," tegasnya.

Ia mengajak semua pihak untuk menyerahkan kelanjutan proses Pilkada ini kepada Allah SWT. "Mari kita serahkan kelanjutan dari proses Pilkada ini kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita diberikan jalan terbaik untuk membenahi Pekanbaru," kata Dr Ikhsan.

"Saya masih terus melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat dan membangun komunikasi dengan semua tokoh demi kelancaran mendapatkan kesempatan menjadi pemimpin pemerintahan Kota Pekanbaru. Sehingga kita bisa melaksanakan visi misi dan seluruh program demi membenahi Kota Pekanbaru yang kita cintai ini," tutupnya.


Tulis Komentar