PEKANBARU

Belasan Kendaraan Terjaring Razia di Pekanbaru, Dishub: Keselamatan Bukan Sekadar Formalitas

GILANGNEWS.COM – Suasana Jumat pagi (18/7/2025) di Jalan HR Soebrantas, Kota Pekanbaru, mendadak ramai oleh aktivitas razia kendaraan yang digelar petugas gabungan. Bertempat di depan Kantor Camat Tuah Madani, razia menyasar angkutan orang dan barang yang melanggar aturan lalu lintas dan administrasi kendaraan.

Operasi ini melibatkan tim dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau, Polresta Pekanbaru, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau.

Hasilnya tidak sedikit sebanyak 52 kendaraan tercatat melakukan pelanggaran. Rinciannya, 5 kendaraan angkutan orang tanpa izin resmi, 15 pelanggaran terkait tata cara pengangkutan barang, 12 kendaraan pariwisata tidak sesuai ketentuan, 15 unit dengan masa berlaku uji KIR yang sudah kedaluwarsa, serta 5 kendaraan menunggak pajak.

Menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dishub Kota Pekanbaru, Khairunnas, kegiatan ini tidak semata-mata untuk penindakan, tetapi juga bersifat preventif dan edukatif.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran pengemudi. Penindakan hanya satu sisi, sisi lainnya adalah mengedukasi mereka agar lebih tertib dan paham pentingnya izin operasional. Ini menyangkut keselamatan penumpang, pengguna jalan, dan legalitas kendaraan,” tegas Khairunnas saat ditemui di lokasi razia.

Dalam pelaksanaannya, petugas Bapenda turut mengecek kelengkapan administrasi pajak kendaraan. Mereka memberikan peringatan hingga imbauan untuk segera melunasi tunggakan, guna menghindari sanksi yang lebih berat.

Razia gabungan ini, lanjut Khairunnas, akan terus dilakukan secara berkala dan menyasar berbagai titik rawan pelanggaran di Kota Pekanbaru. Pemerintah ingin memastikan bahwa kendaraan yang beroperasi di jalan benar-benar laik dan sesuai aturan.

“Kami tidak ingin menunggu ada korban atau insiden. Lebih baik kami tertibkan sejak dini. Ini bentuk perlindungan terhadap masyarakat,” tambahnya.

Dengan razia seperti ini, pemerintah berharap tercipta budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di tengah padatnya aktivitas transportasi perkotaan.


Tulis Komentar