GILANGNEWS.COM – Aroma penyalahgunaan wewenang semakin tajam tercium di RSD Madani Pekanbaru. Kali ini, dugaan keterlibatan oknum pegawai yang mencatut nama Walikota terpilih, Agung Nugroho, untuk memuluskan kepentingan pribadi, mencuat ke permukaan. Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidil Amri, dengan tegas mengecam tindakan ini sebagai bentuk manipulasi yang tidak hanya merugikan pegawai, tetapi juga mencoreng nama baik pemimpin terpilih.
“Ini Murni Menjual Nama”
Aidil Amri, politisi Partai Demokrat, menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut murni “menjual nama” Walikota terpilih. Ia memastikan bahwa Partai Demokrat, tempat Agung Nugroho bernaung, tidak pernah memberikan arahan semacam itu. “Saya menegaskan bahwa itu hanya menjual nama, karena saya tahu betul dari Demokrat tidak boleh memasukkan orang. Ini murni manipulasi untuk keuntungan pribadi,” ujarnya dengan nada geram.