GILANGNEWS.COM – Siklus tahunan kembali terjadi. Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, harga sembako di berbagai pasar tradisional di Pekanbaru mengalami lonjakan.
Fenomena ini seakan menjadi hal yang dimaklumi, padahal seharusnya bisa diantisipasi lebih awal agar tak menjadi beban bagi masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri, turun langsung ke lapangan untuk meninjau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sejak awal Ramadhan 1446 H yang jatuh pada 1 Maret 2025, harga sembako mulai merangkak naik. Kenaikan ini membuat daya beli masyarakat menurun, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.