Awal Ramadhan, Harga Sembako Naik! DPRD Pekanbaru Desak Pemko Segera Bertindak

Sabtu, 01 Maret 2025 | 14:49:00 WIB
Syamsul Bahri, Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru

GILANGNEWS.COM – Siklus tahunan kembali terjadi. Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, harga sembako di berbagai pasar tradisional di Pekanbaru mengalami lonjakan.

Fenomena ini seakan menjadi hal yang dimaklumi, padahal seharusnya bisa diantisipasi lebih awal agar tak menjadi beban bagi masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri, turun langsung ke lapangan untuk meninjau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar. 
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sejak awal Ramadhan 1446 H yang jatuh pada 1 Maret 2025, harga sembako mulai merangkak naik. Kenaikan ini membuat daya beli masyarakat menurun, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

  • Baca Juga Ahok Ikhlas Jalani Hidup di Balik Jeruji Besi
  • Baca Juga Besok Sidang Terakhir Ahok, Penjagaan Lebih Banyak dari Biasanya
  • Baca Juga KH Ma'ruf Enggan Bertemu Ahok, karena Alasan Ini
  • Baca Juga Jaksa sebut sikap ahok merasa paling benar
  • "Seharusnya ini bisa dicegah. Kalau dari awal Pemko Pekanbaru bersama dinas terkait mengambil langkah konkret, harga bisa dikendalikan. Kita tidak bisa terus membiarkan hal ini menjadi rutinitas tahunan," ujar Syamsul dengan nada tegas.

    Pasar Murah, Solusi yang Perlu Dipercepat

    Untuk mengendalikan lonjakan harga, Syamsul mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru segera menggelar operasi pasar murah di beberapa titik strategis.

    Dengan adanya pasar murah, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

    "Harga sembako itu dipengaruhi oleh banyak faktor dan melibatkan banyak pihak. Kami meminta para pedagang untuk tidak mengambil kesempatan dengan menaikkan harga secara tidak wajar selama Ramadhan. Ini soal tanggung jawab moral," tegasnya.

    Selain pasar murah, Syamsul juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap rantai distribusi, agar tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.

    Ia berharap Pemko Pekanbaru bisa lebih aktif dalam mengantisipasi kenaikan harga agar umat Muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

    Ramadhan seharusnya menjadi momen berbagi dan menebarkan keberkahan, bukan ajang bagi spekulan untuk mencari keuntungan berlebih. 
    Semua pihak, baik pemerintah, pedagang, maupun masyarakat, harus bersinergi menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan bersama.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB