GILANGNEWS.COM - Di balik ramainya deru kendaraan di sejumlah ruas jalan protokol Kota Pekanbaru, geliat ekonomi kecil masih bertahan di sudut-sudut jalan yang sempit. Di depan RSUD Arifin Achmad, misalnya, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) tampak menjajakan dagangannya dengan peralatan seadanya. Beberapa bahkan membuka lapak di badan Jalan Hangtuah dan Jalan Sudirman ujung, dua titik yang kerap menjadi sorotan publik karena menambah kemacetan.
Meski telah berulang kali ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), para PKL kembali lagi. Seakan tak ada tempat lain yang bisa mereka jadikan tumpuan hidup.
Fenomena ini menjadi perhatian serius Komisi II DPRD Kota Pekanbaru. Legislator menilai, penindakan sepihak terhadap PKL tanpa solusi jangka panjang hanya akan menciptakan lingkaran persoalan yang tak kunjung selesai.